Konversi MIDI menjadi MP3 atau WAV dengan Foobar 2000

Anda pernah mengkoleksi lagu-lagu instrumen yang berbentuk MIDI atau bahkan membuatnya, tapi tidak bisa diputar di pemutar musik kesayangan anda dengan alasan tidak disupport? Nah, kali ini saya akan memberikan sedikit trik yang belum umum diketahui tetapi cukup ampuh dan bahkan 100% gratis tanpa produk bajakan lainnya!
Melanjutkan tutorial sebelumnya, yaitu Tutorial Membuat Musik Instrumen Secara Otomatis, untuk tutorial kali ini, saya akan menggunakan foobar2000 sebagai aplikasi untuk mengkonversi file musik MIDI ke beragam format (tutorial kali ini hanya membahas untuk mengkonversi ke format yang lebih umum seperti MP3), dan kalau boleh jujur saya katakan, hasilnya akan lebih baik daripada menggunakan program konversi MIDI yang komersial. karena kita menggunakan SoundFont sebagai sumber suara instrumen yang akan kita jadikan file WAV atau MP3. Bagi yang belum tahu apa itu SoundFont, silahkan anda baca referensi lebih lanjutnya pada Wikipedia.
Dan, kali ini saya buat tutorialnya dalam dua kemasan, yaitu video dan tutorial step-by-step dalam bentuk teks. Kalo yang males baca yang versi teksnya dan kuat untuk buffering video Youtube, silahkan tonton video berikut ini.

Kalo nggak kuat nonton videonya karena alasan klasik seperti krisis kuota dan lainnya, lanjut saja membaca!
Langkah Persiapan
foomid_01
Adapun peralatan tempur yang akan kita gunakan adalah:

  • Foobar2000 – Pemutar musik kesayangan saya :kr  (dan mungkin kesayangan anda juga) yang ternyata bisa juga diutak-atik dengan berbagai plugin yang tersedia. Silahkan download di situs resminya.
  • MIDI Decoder Component – Ini komponen yang penting, karena tanpa ini, Foobar2000 diatas tidak bisa berbuat apa-apa. Bisa download di situs resminya Foobar2000.
  • SoundFont – Kali saya menggunakan SoundFont FluidR3_GM karena menurut saya ini SoundFont dengan hasil keluaran yang sangat memuaskan. Download di sini.
  • sfArk – Sebnarnya opsional, tetapi karen SoundFont diatas dikompresi menggunakan sfArk, maka anda perlu mendecompressnya dengan aplikasi ini. Download di sini.
  • File Instrumen berformat MIDI – Tanpa ini, ngapain harus ngikuti artikel ini, iya toh? Sebagai sampel, saya menggunakan file instrumen MIDI dari lagu Opening Doraemon yang sangat terkenal (anda pasti tau kan?). Sampel MIDI dapat di download di sini.

Kalau sudah siap perang maka selanjutnya adalah:

  1. Selesai persiapan tadi, install aplikasi sfArk tadi dan open file (pada tombol yang saya tandai). Buka file SoundFont yang masih berekstensi *.sfArk. Kemudian tekan start untuk mulai mendecompressnya sehingga akan menghasilkan file *.sf2 yang berukuran lebih besar.
    Catatan: jika file yang anda download atau ekstrak dari ZIP/RAR/7Z adalah file berektensi *.sf2, maka anda tidak perlu lagi install dan decompress file SoundFont ini menggunakan sfArk.
    foomid_02
  2. Amankan file *.sf2 ke suatu tempat. Jika anda mendecompressnya dengan sfArk, maka file *.sf2 ini akan dibuat di folder yang sama dengan file aslinya.foomid_03
  3. Kemudian, install foobar2000 jika belum menginstallnya, karena kita akan menginstall komponen MIDI Decoder. Bukalah link download di atas dan setelah selesai download, langsung saja dibuka.foomid_04
  4. Foobar2000 akan terbuka, jika ada konfirmasi seperti pada gambar berikut, klik Yes. Kemudian keluar dengan tekan OK. Jika adan konfirmasi untuk restart, tekan saja Yes.foomid_05
  5. Aplikasi akan direstart. Setelah restart, coba cek di menu File > Preferences. Jika dibagian komponen ada komponen MIDI synthesizer host, maka installasi komponen telah berhasil.foomid_06
  6. Untuk mengatur soundfont yang akan kita gunakan, buka pada MIDI synthesizer host yang dipanel kiri bagian input. Ganti Output Plug-in menjadi BASSMIDI, lalu klik SoundFont untuk mengubah SoundFont ke file SoundFont yang telah kita bahas sebelumnya. Kemudian OK.foomid_07
  7. Sampai disini, anda telah mengkonfigurasi Foobar2000 dan MIDI Decodernya! Untuk percobaan, cobalah untuk memutar file yang berekstensi MIDI ke pemutar musik Foobar2000.

Konversi MIDI ke WAV
Jika sebelumnya kita selesai mengkonfiguarsi Foobar2000 hingga dapat memutar file instrumen MIDI, sekarang kita akan coba untuk konversi ke WAV (file WAV ini bisa kita edit ke editor audio seperti Audacity, Cool Edit pro, Adobe Audition ataupun dikonversi ke format yang lainnya). Saya sarankan, anda menggunakan WAV ini jika untuk keperluan edition audio, karena file WAV sendiri lossless dan tidak ada kualitas dari audio yang dikurangi.
Langkah-langkahnya:

  1. Klik kanan pada file midi yang akan dikonversi, lalu pilih Convert > Quick Convert.
    foomid_08
  2. Karena kita akan mengkonversi ke WAV, maka pilih WAV dan klik Convert untuk mulai mengkonversi.
    foomid_09
  3. File MIDI akan dikonversi ke WAV. Untuk percobaan editing, saya mencoba untuk membukanya dengan Cool Edit Pro. Selesai!foomid_10

Konversi MIDI ke MP3
Lalu bagaimana dengan konversi ke MP3? Untuk langkah 1 dan 2 sama dengan Konversi MIDI ke WAV tadi, namun anda hanya perlu memilih MP3 dan sedikit pengaturan.

  1. Jika ini pertama kalinya anda mengkonversi ke MP3 dengan Foobar2000, maka anda diminta untuk memberikan program lame.exe untuk encodernya. Anda bisa mendownloadnya di sini (pilih sesuai kondisi anda, jika komputer anda masih 32-bit, jangan download yang 64-bit ya…;).   :hammer Lalu ekstrak ke tempat yang aman dan pilih.foomid_11
  2. Setelah konversi, langsung saja putar di tempat lain untuk membuktikan hasilnya.

Penutup
Nah, begitulah cara mengkonversi MIDI ke MP3 atau MIDI ke WAV. Semoga tutorial diatas membantu bagi anda yang membutuhkan!  :salaman

Related Post

Update Line Theme Studio 1.1.3 build 431 Setalah seminggu yang lalu saya update versi ke 1.1.2 build 413, sekarang saatnya saya update aplikasi Line Theme Studio ini ke versi 1.1.3 build 431....
Past Project: Serune Kalee Simulator Kali ini, saya akan share proyek program yang pernah saya buat bersama teman saya ketika masih SMA dalam rangka mengikuti kegiatan Unpad Motekar 2014....
Update Line Theme Studio 1.1.2 Build 413 Setelah berminggu-minggu tidak melakukan update, akhirnya saya merilis update terbaru produk Line Theme Studio ini. Memang tidak banyak yang berubah d...